Langsung ke konten utama

Postingan

Menu Nigi

Klaus: Kebaikan Tanpa Pamrih Selalu Menular Kepada yang Lain

Klaus 2019 Poin penting yang pertama kali kutemukan dari film ini adalah masalah utama tidak berhubungan sama sekali dengan natal. Tapi masalah masa depan seorang anak direktur bernama Jesper yang pemalas dan mengandalkan warisan. Terlihat rumit untuk dipikirkan anak-anak. Juga suasana yang terlihat lebih gelap dan muram, alih-alih menggambarkan suasana yang ceria dan penuh warna. Tapi itu adalah titik balik segalanya bermula. Jesper harus menjadi seorang tukang pos di pulau terpencil bernama Smeerensburg untuk mempertahankan warisan dan segala kekayaannya. Namun ternyata tidak semudah itu mengumpulkan surat di dearah dengan pertikaian dan kebencian yang sudah menjadi tradisi. Sampai sini memang masih terlihat tidak ada hubungannya dengan pria tua berjanggut tebal dengan baju merah serta kereta rusa yang selalu membawa hadiah di malam natal. Klaus, karakter yang menjadi judul film ini baru muncul setelah Jasper hampir menyerah. Itu pun tidak dengan keajaiban serta pakaian ...

Parasite: Melihat Lebih Dekat Relasi Antara Si Miskin dan Si Kaya

Parasite, 2019 Aku selalu percaya bahwa film-film Korea selalu dibuat dengan sungguh-sungguh dan tidak pernah mengecewakan. Hal itu kembali dibuktikan oleh Parasite. Tentu saja semua orang yang menggandrungi dunia film sedang ramai membicarakan film ini. Baru-baru ini film Parasite mendapat penghargaan salah satu festival film paling bergengsi di dunia. Rasanya aku ingin menuliskan beberapa hal yang kurasakan setelah menonton film ini. Tapi bukan tentang sinematografi atau akting para aktornya karena aku tidak (belum) memahami itu semua. hehe. Dari awal sampai akhir film, hampir tidak kutemukan adegan yang membahagiakan. Hanya ada lelucon-lelucon gelap yang alih-alih membuatku tertawa, malah membuatku memikirkan dan menghubungkannya dengan kenyataan. Sebut saja ada dua kehidupan yang kontradiktif dalam film ini. Pertama, kehidupan keluarga miskin yang selalu berjuang keras demi menyambung hidup dari hari ke hari. Kedua, kehidupan keluarga kaya raya yang begitu indah dan mudah...

Enam Buku Keren yang Kutemukan di Tahun 2019 (Untuk Memenuhi Tagar #bukuterbaik)

Tahun 2019 ini semangat membacaku jauh lebih banyak daripada tahun sebelumnya--dan hanya itu yang aku punya. Rasa semangat itu membawaku bertualang dari cerita ke cerita, dari bacaan ke bacaan. Jatuh cinta dan patah hati tentu saja dua teman yang senantiasa penyertaiku dalam petualangan ini. Seperti tahun lalu, aku dan temanku membuat proyek menulis bertagar #bukuterbaikku di awal tahun, yaitu tulisan mengenai buku terbaik yang telah kubaca di tahun 2019 ini. Jika tahun lalu aku sempat galau memilih buku yang akan menjadi #bukuterbaikku, karena--entahlah siapa yang membuat aturan--harus satu buku saja yang dipilih, maka tahun ini aku akan melanggar aturan itu. Rasanya aku tidak bisa memilih hanya satu saja karena setiap buku memiliki ceritanya sendiri, dan tentu saja menyajikan pengalaman yang berbeda untukku. Tahun ini kupilih 6 #bukuterbaik dengan alasan yang berbeda-beda. Jika menurutmu jumlah ini terlalu sedikit atau terlalu banyak, maka kembali kepada aturan di blog ini, ...

10+1 Catatan (Tidak Penting) Membaca 2019

1. Definisi Membaca Definisi membaca menurutkutku adalah menamatkan satu buku. Jika ada buku yang kubaca tapi tidak sampai selesai atau hanya bagian-bagian tertentu saja, berarti buku tersebut tidak masuk ke dalam daftar bacaanku. Entahlah, ada kepuasan tersendiri ketika aku berhasil menamatkan satu buku, dan perasaan itu yang membuatku ingin membaca buku lainnya. 2. Alasanku Mencatat Buku yang Sudah Kubaca Semangat membaca pasti tidak pernah sama setiap waktunya, terkadang bersemangat sekali, tapi ada juga waktu malas membaca. Perasaan jenuh dan bosan. Tentu saja hal itu juga selalu terjadi padaku. Ada banyak cara untuk menjaga semangat membaca. Salah satu cara yang kulakukan adalah mencatat judul buku yang sudah kubaca. Rasanya menyenangkan saja ketika catatan itu semakin banyak. Selain itu, catatan itu juga berguna untukku--yang pelupa ini--mengingat kembali isi dari buku-buku yang telah kubaca. Kegiatan ini sudah kulakukan sejak zaman sekolah, tapi baru konsisten kulakukan...